Kewajiban Sertifikasi

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 68/POJK.05/2016 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pialang Asuransi, Perusahaan Pialang Reasuransi, dan Perusahaan Penilai Kerugian Asuransi menyebutkan bahwa Perusahaan Pialang Asuransi wajib mempekerjakan Pialang Asuransi secara penuh waktu. Pialang Asuransi adalah orang yang bekerja pada Perusahaan Pialang Asuransi dan memenuhi persyaratan untuk memberi rekomendasi atau mewakili pemegang polis, tertanggung, atau peserta dalam melakukan penutupan asuransi atau asuransi syariah dan/atau penyelesaian klaim sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Salah satu persyaratan Pialang Asuransi adalah harus memenuhi persyaratan memiliki sertifikat kepialangan dengan level paling rendah 2 (dua) tingkat di bawah kualifikasi tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi atau sertifikat kepialangan dari luar negeri setelah terlebih dahulu memperoleh pengakuan dari Lembaga Sertifikasi Profesi.

Demikian juga Perusahaan Pialang Reasuransi wajib mempekerjakan Pialang Reasuransi secara penuh waktu. Pialang Reasuransi adalah orang yang bekerja pada Perusahaan Pialang Reasuransi dan memenuhi persyaratan untuk memberi rekomendasi atau mewakili perusahaan asuransi, perusahaan asuransi syariah, perusahaan penjaminan, perusahaan penjaminan syariah, perusahaan reasuransi, atau perusahaan reasuransi syariah dalam melakukan penutupan reasuransi atau reasuransi syariah dan/atau penyelesaian klaim sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Salah satu persyaratan Pialang Reasuransi adalah harus memenuhi persyaratan memiliki sertifikat kepialangan dengan level paling rendah 2 (dua) tingkat di bawah kualifikasi tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi atau sertifikat dari luar negeri setelah terlebih dahulu memperoleh pengakuan dari Lembaga Sertifikasi Profesi.

Disamping itu, Perusahaan Pialang Asuransi dan Perusahaan Pialang Reasuransi wajib mempekerjakan paling sedikit 1 (satu) orang Tenaga Ahli secara penuh waktu. Tenaga Ahli dimaksud adalah orang perseorangan yang memiliki kualifikasi dan/atau keahlian tertentu dan ditunjuk sebagai Tenaga Ahli pada Perusahaan tempatnya bekerja. Tenaga Ahli Perusahaan Pialang Asuransi atau Perusahaan Pialang Reasuransi harus memenuhi persyaratan memiliki sertifikat ahli Pialang Asuransi atau ahli Pialang Reasuransi dengan level atau kualifikasi tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi di bidang perasuransian.

Sedangkan untuk Anggota Direksi Perusahaan Pialang Asuransi dan Perusahaan Pialang Reasuransi wajib memiliki sertifikat kepialangan dengan level paling rendah 1 (satu) tingkat di bawah kualifikasi tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi di bidang perasuransian.

Bagi anggota Direksi, Tenaga Ahli, atau Pialang Asuransi yang telah memiliki sertifikat kepialangan (baik level 5, level 6 atau level 7) wajib mengikuti program pemeliharaan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun.

 

Sumber: http://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/regulasi/asuransi/peraturan-ojk/Pages/POJK-tentang-Perizinan-Usaha-Dan-Kelembagaan-Perusahaan-Pialang-Asuransi,-Perusahaan-Pialang-Reasuransi,-.aspx